permainan
Masih ingatkan dengan banyaknya permainan yang dulu diciptakan oleh orang sebelum kita? Ada gobak sodor, petak umpet, hingga kelereng. Sebenarnya masih banyak lagi permainan yang mungkin selalu mengajak kita kembali mengingat masa kecil bersama kawan-kawan di rumah.
Sepertinya kini jarang sekali ditemukan anak-anak kecil yang bermain permainan tradisional. Lebih sering ditemui sedang bermain mobile legend, PUBG, dan banyak lagi permainan di gawai mereka. Mungkin memang era mereka untuk bermain permainan yang mutakhir di era serba cepat ini.
Mungkin nanti saya hanya bisa menceritakan kepada anak saya tentang keseruan permainan tradisional, yang mungkin nanti sudah tidak ada lagi. Saya pasti akan bercerita kelincahan tubuh saya ketika bermain gobak sodor, kejelian saya melihat orang bersembunyi ketika bermain petak umpet, hingga memasang ekor pada layang-layang karena tidak berani adu.
Tapi, berbicara tentang mobile legend, saya tidak bermain sama sekali. Selain karena hp saya butut, saya tidak mau berteman dengan orang-orang yang tidak tau tempat. Setidaknya bagi saya, pemain ML kurang begitu menyenangkan. Banyak dari kawan saya lebih memilih untuk menonton layar selama berjam-jam daripada membicarakan hal-hal yang menyenangkan. Mungkin itulah yang terkadang membuat saya rindu permainan tradisional.
Saya jadi ingat ketika dulu bermain bola yang hanya bisa dihentikan oleh azan maghrib. Saya dan kawan-kawan selalu berangkat bersama dan selalu menjemput satu per satu rumah. Hal ini efektif untuk mencari massa, dari rumah ke rumah. Itulah kenapa sebelum pemilu selalu ada orang yang bertamu dari rumah ke rumah.
Hal yang sama juga dilakukan ketika pulang, bersama-sama. Mungkin itu juga yang membuat saya menulis hal itu. Kerinduan pada kebersamaan saya dan teman-teman di rumah meminta saya menuliskannya.
Tabik.
Komentar
Posting Komentar