Hari Pertama: tentang aku
Mendeskripsi diri sendiri adalah hal yang sulit, bagi saya. Soalnya memang gak pernah tahu juga "aku" adalah orang yang seperti apa. Mungkin juga akan lebih baik ketika kamu mengenal saya seiring dengan berjalannya waktu. Tapi, sepertinya itu jadi hal yang menarik untuk saya tulis.
Baik, saya akan mulai mendeskripsikan diri saya...
Saya adalah orang yang pelupa. Saya bisa lupa saya mau berbicara apa dengan seketika ketika ada distraksi, entah bunyi hp, suara knalpot fiz-R, atau mungkin memang sudah tua. Jadi, itulah kenapa saya membutuhkan orang yang tau keseharian saya dan bersedia mengingatkan.
Saya tidak suka keramaian tapi saya suka datang ke konser. Terdengar aneh memang. Sangat disayangkan bahasa indonesia tidak menyediakan padanan untuk kata "crowded". Jadi, saya kebingungan mendeskripsikan keramaian yang menyebalkan menurut saya. Mungkin lebih enak dengan contoh saja, ya. Saya tidak suka mendatangi tempat-tempat seperti tempat perbelanjaan atau warung kopi yang berisi gamers nanggung. Ya, seperti itulah tempat yang saya tidak suka. Kenapa konser yang ramai saya berangkat? Karena di sana saya bertemu orang dengan energi yang sama. Entahlah, tapi saya bisa merasakan itu. Bisa juga karena band yang saya sukai. Ohiya, ada cerita menarik nih. Mau baca gak? Tapi pasti kamu lanjut membaca.
Dulu saya pernah jalan kaki dari tunjungan plaza ke DBL Arena untuk melihat konser Seringai. Ya, jalan kaki. Melewati jalanan Surabaya yang cukup menyenangkan untuk pejalan. Disuguhi tontonan menarik di dalam gedung membuat lelah jadi terasa menyenangkan. Ya, meski pas udah selesai konsernya tetap capek.
Selain pelupa dan tidak suka dengan keramaian (baca: crowded), saya bisa ilfeel dengan orang yang selera musiknya jelek. Percuma wajah oke tapi selera musiknya engga. Mengutip omongan Soleh Solihun yang berkata bahwa musik itu haram kalau jelek. Jadi saya menjauhi orang-orang dengan selera musik jelek karena saya menjauhi yang haram-haram. hehehe.
Udah, ya. Itu aja lah. Kalau ingin kenal lebih dekat ya mari berteman. Tapi, benerin dulu selera musiknya. Hehehe~~~
Komentar
Posting Komentar