Mata Sunyi
aku selalu mengingat
waktu-waktu terbaik kita.
betapa toko buku, jalanan,
malam, setiap detik, dan senyuman
terjebak dalam hujan dan ciuman
memilih di bintang mana kita nanti akan tinggal
terkadang membuat beban satu per satu tanggal
lalu, senyumanmu yang memudar
mata yang taklagi bersinar
bibir yang lebih sering tertutup
menyembunyikan duka yang meletup
kesedihan bersembunyi
dibalik kata dan tawa
kata-kata yang sunyi
tawa yang elegi
tapi, kau tahu
aku tercipta
untuk suka dan duka
tanpa kata-kata
—milikmu.
Madura, 16 Desember 2018
waktu-waktu terbaik kita.
betapa toko buku, jalanan,
malam, setiap detik, dan senyuman
terjebak dalam hujan dan ciuman
memilih di bintang mana kita nanti akan tinggal
terkadang membuat beban satu per satu tanggal
lalu, senyumanmu yang memudar
mata yang taklagi bersinar
bibir yang lebih sering tertutup
menyembunyikan duka yang meletup
kesedihan bersembunyi
dibalik kata dan tawa
kata-kata yang sunyi
tawa yang elegi
tapi, kau tahu
aku tercipta
untuk suka dan duka
tanpa kata-kata
—milikmu.
Madura, 16 Desember 2018
Komentar
Posting Komentar