Anabel: hubungan musik dan jatuh cinta
Akhrinya, saya menemukan hipotesis baru antara musik dan jatuh cinta. Kadang kita kesulitan menguraikan bagaimana kita bisa jatuh cinta dengan seseorang dengan penampilan tidak menarik dan otak yang biasa saja. Mungkin, dengan menghubungkannya dengan mendengarkan musik bisa membantu anda menguraikannya.
Baik, mari kita uraikan dalam analisa gembel kali ini. Tidak ndakik-ndakik karena memang tidak mampu. Hehehehe.
Apakah anda pernah jatuh cinta? Saya yakin semua pembaca blog saya pernah jatuh cinta. Setidaknya jika tidak berujung pada hubungan yang serius, maka pernah menjadi patah hati yang serius. Sungguh tidak beruntungnya kamu jika tidak pernah jatuh cinta.
Ada berbagai perasaan yang campur aduk ketika kita sedang jatuh cinta. Perasaan itu akan meningkat ketika saling berpandangan, bergandengan, atau sekadar melihat dia lewat di depan mata. Kadang muncul di benak kita "kok gini, ya?"
Hal yang sama ketika kita mendengarkan musik yang kita suka. Kadang kita juga tidak tahu kenapa bisa menyukai musik dengan aliran tertentu.Seperti halnya mas-mas garang yang menyukai JKT48, atau mbak-mbak lucu yang suka Seringai. Setiap orang punya musiknya masing-masing, pun pasangan yang disukai. Tidak bisa ditentukan dari tampilan fisik. Sebab ada keterkaitan antara satu hal dengan hal lainnya yang tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata.
Nah, apa kesamaan antara jatuh cinta dan musik yang disukai? Saya juga tidak tahu. Terima kasih telah membaca tulisan saya. Tabik.
Komentar
Posting Komentar