Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024

The One With a Letter for The Readers

 Hallo, Blog. Hai, Kamu.  Ini adalah surat tentang rasa terima kasih saya kepada kalian yang menyempatkan waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya.  Apalah arti penulis tanpa pembacanya? Apalah arti musisi tanpa pendengarnya? Apalah arti teater tanpa penontonnya. Dunia seni eksis hingga sekarang karena adanya support system, yaitu penikmatnya. Bagi saya yang menyempatkan diri untuk menulis, tentu saja, pembaca sekalian adalah support system yang membuat saya semangat menulis lagi.  Pada awalnya saya tidak menghiraukan tulisan apa yang akan saya tulis karena saya tidak berpikir bahwa tulisan saya cukup menarik untuk dibaca sampai selesai. Tapi, anehnya statistik tulisan saya selalu meningkat. Mengetahui bahwa ada orang yang membaca tulisan yang saya bagi di sini membuat perjalanan menulis menjadi hal yang menarik. Seperti ada di sebuah ruang yang berisi percakapan antara saya dan pembaca.  Hal seperti itu membuat saya berpikir untuk menulis sesuatu yang bisa meny...

The One With Not to Fail In Love

 Hallo, Blog.  Saya yakin setiap orang pernah merasakan kegagalan dalam percintaan. Sering kali setelah break up  rasa cinta itu tidak langsung pergi. Serasa ada lubang kosong di hati yang tetiba datang. Itu wajar. Bahkan, WS Rendra pernah berkata di bukunya "Usia cinta lebih panjang dari usia percintaan". Mari kita anggap perpisahan sebagai pelajaran bukan sebagai mimpi buruk tengah malam.  Saya selalu merasa bahwa menemukan seseorang itu perihal waktu. Dan saya sadar bahwa merawat dan meruwat hubungan romansa bukanlah sesuatu yang mudah. Mungkin itulah mengapa salah satu teman saya enggan untuk menjalin hubungan dengan seorang wanita. Saya tidak heran karena memang banyak yang harus dinegosiasikan (baca: mengalah).  Namun, di hubungan saya yang sekarang semua terasa mudah dan belum ada pertengkaran besar yang menjadikan suasana "dingin". Semoga tidak . Saya sadar bahwa semua itu karena saya menerapkan pelajaran yang saya dapat di percintaan sebelumnya. Yap! ...

The One With a Changing

   Hallo, Blog. Sudah 2024 dan pencapaian saya selama ini masih belum cukup untuk disandingkan dengan Messi yang sudah mendapatkan 4 Ballon D'or. Sungguh njomplang. Tapi tidak usah kaget.  Banyak yang terekam dan lebih banyak yang terlewatkan. Kita belajar dari apa yang gagal. Kita perbaiki di waktu yang akan datang. Begitulah seharusnya, bukan? Sayangnya, kita terlambat menyadari sesuatu yang berharga telah terlewatkan. Waktu.  Banyak yang terekam di ingatan saya, seperti mengajar teater ke anak-anak yang beranjak dewasa, bekerja di laundry, bekerja di kedai kopi--saya masih belum bisa membuat latte art--meski hanya sebentar, keliling kota sendirian untuk berbicara dengan diri saya sendiri, menemani pacar saya melewati badai skripsi, menonton Silampukau, dan banyak hal yang tidak bisa saya ceritakan kepada kalian. Akhirnya di bulan September, saya memutuskan untuk pulang ke rumah dan menghilang di antara hingar-bingar kota Malang.  Memang benar, sejauh apapun k...