Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

20 juli yang ke-23

Untuk pertama kalinya saya membuat tulisan atas peringatan hari lahir atau sering kita sebut ulang tahun. Setiap 20 juli, tanggal lahir saya, selalu menjadi peringatan bahwa umur semakin sedikit. Itulah kenapa saya tidak begitu menyukai perayaan atas semakin sedikitnya umur.  Dan setiap 20 juli itu pula saya tidak pernah bisa tidur, bukan karena insomnia atau ada kerjaan yang mengharuskan lembur tetapi saya selalu kepikiran hal-hal yang saya lakukan ke belakang. Apakah saya banyak menyakiti orang lain? Apakah saya sudah berbuat baik? Ya, banyak sekali pertanyaan kontemplatif yang ada di kepala saya setiap tanggal 20 juli. Jangankan terpikir untuk merayakan, tahu kalau minggu depan adalah hari ulang tahun saja saya sudah banyak pertanyaan di kepala. Tapi, 23 tahun hidup membuat saya sedikit lebih dewasa. Akhirnya saya menemukan alasan untuk pertanyaan "Kenapa saya harus sayang kepada keluarga?" Tidak perlu saya beberkan di sini, itu hanya pendapat pribadi yang tidak p...

Hidup itu Sulit, tapi Menyenangkan

Memang benar, kawan, hidup itu sulit, sangat sulit, tapi menyenangkan. Ingatkah kamu ketika pertama kali masuk ke sekolah dan dikelilingi orang-orang asing yang terlihat menyebalkan? Ingatkah kamu ketika pertama kali mengambil rapor dan jantung serasa berdebar menanti pengumuman rangking? Ingatkah kamu ketika pertama kali tidak diterima di sekolah impian dan akhirnya merasa menjadi orang terbuang?  Mungkin saja itu semua pernah kamu rasakan. menjadi pemalu, penakut, dan merasa terbuang, atau mungkin saja pernah mengalami hal-hal yang menyebalkan lainnya, seperti diejek karena hasil-hasil yang tidak sempurna, atau ketakutan untuk menjajal panggung pertama kamu di sekolah. Ya, kawan, semua yang saya katakan mungkin tidak kamu alami. Mungkin saja ketakutanmu adalah tentang mengungkapkan cinta kepada seseorang yang sudah kamu puja sejak lama, atau saja kamu minder karena tubuh yang tidak sesempurna, atau saja orang tuamu terlalu banyak menuntut hingga akhirnya kamu tidak percaya d...