Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

permainan

Masih ingatkan dengan banyaknya permainan yang dulu diciptakan oleh orang sebelum kita? Ada gobak sodor, petak umpet, hingga kelereng. Sebenarnya masih banyak lagi permainan yang mungkin selalu mengajak kita kembali mengingat masa kecil bersama kawan-kawan di rumah.  Sepertinya kini jarang sekali ditemukan anak-anak kecil yang bermain permainan tradisional. Lebih sering ditemui sedang bermain mobile legend, PUBG, dan banyak lagi permainan di gawai mereka. Mungkin memang era mereka untuk bermain permainan yang mutakhir di era serba cepat ini.  Mungkin nanti saya hanya bisa menceritakan kepada anak saya tentang keseruan permainan tradisional, yang mungkin nanti sudah tidak ada lagi. Saya pasti akan bercerita kelincahan tubuh saya ketika bermain gobak sodor, kejelian saya melihat orang bersembunyi ketika bermain petak umpet, hingga memasang ekor pada layang-layang karena tidak berani adu. Tapi, berbicara tentang mobile legend, saya tidak bermain sama sekali. Selain karena hp saya...

KENANG-AN

Hal yang menyebalkan adalah ketika orang yang dulu sering kita ajak bercerita tentang kenangan menjadi kenangan. Terkadang ketika saya menceritakan kenangan kepada seseorang, ada lagi ingatan tentang orang lain yang teringat. Tentu saja ini adalah kenangan yang penuh dengan penyesalan. Sebab, kenangan inilah yang seringkali teringat ketimbang kenangan yang bahagia. Entahlah, saya kurang bisa memahami kerja kenangan dalam pikiran saya. Kenangan dalam bayangan saya adalah benda yang mudah terbakar. Sekali percikan kobarannya sulit dipadamkan. Seringkali saya hanya menghindari percikan-percikan dengan tidak sama sekali mengungkit atau menyebutkannya. Tetapi itu adalah hal yang sangat sulit untuk dikendalikan. Jika ada orang yang berprofesi sebagai pengendali kenangan, saya akan berguru padanya. Sebab, hingga kini saya tidak bisa mengendalikannya. Sedikit pun. Jika memiliki kesempatan untuk mengubah kenangan agar tidak lagi menjadi kenangan, saya tidak akan menggunakannya sebab saya takut....

pe(ŋ)-alam-an

Semester 10 akan saya tempuh dalam beberapa hari ke depan. Sejak awal tahun sudah saya niati untuk mengakhiri masa perkuliahan yang kini membosankan dan menghabiskan banyak uang. Hampir 5 tahun saya kuliah sepertinya tidak ada hal menarik yang menjadi kenangan yang akan saya ceritakan pada anak saya nanti. Tapi, saya akan tetap bercerita hal yang tidak menarik selama saya kuliah. toh, meski cerita saya tidak menarik, anda akan tetap melanjutkan membaca.  Saya memiliki banyak teman, tapi bukan mahasiswa. Saya hanya memiliki beberapa teman sesama mahasiswa. Lalu siapa? Penasaran kan? ya! Teman saya banyak dari penjaga gedung, office boy, dan beberapa satpam. Entahlah, saya hanya merasa lebih nyambung dan lebih nyaman berbicara dengan mereka dibanding mahasiswa. Mahasiswa, bagi saya, itu sekumpulan orang bodoh yang memiliki lebih banyak kosakata ndakik-ndakik agar terkesan lebih pintar. Memang ada yang cerdas, tapi tidak banyak. Setidaknya itu dari pengalaman saya. Berbicara dengan pe...

bela kangan.

  Hello, Blog. Pandemi ini sepertinya membuat orang mudah merasa kesepian, ya. Apakah kesepian juga mengendap di benak kalian? Saya harap tidak. Tapi, kalau kalian merasakannya, tenang saja, masih ada permasalahan selanjutnya yang lebih berat. Hehehe. Terkadang sangat menyiksa. Saya bingung bagaimana menghilangkannya. Akhirnya ya cuma nonton Youtube, merokok tengah malam karena tidak bisa tidur, dan terhitung selama di rumah saya hanya ngopi dengan Kukuh, Bagus, dan JPRX. Tapi, sepertinya kesepian itu juga yang memicu untuk menulis skripsi   di blog ini. Setidaknya ada positifnya lah ya. Hehehe. Atau mungkin saja kurangnya interaksi secara drastis yang menghadirkan kesepian? Saya pun tak tahu. Dulu sebelum pandemi, sewaktu di kampus, saya sangat sering berinteraksi, membicarakan banyak hal dengan banyak orang. Tiba-tiba ketika pandemi, saya terpaksa di rumah saja. Tidak terasa sekarang sudah hampir satu tahun indonesia akan aniversary dengan Covid-19. Waktu berlalu begitu cepa...