Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

CINTA DAN DARAH

CINTA DAN DARAH Aku melihat banyak orang datang mengunjungi rumahku. Pagi serasa lebih gelap. Senja serasa hal yang suram. Gelap adalah malam yang tak pernah berakhir. Hujan adalah runtuhan meteor yang langsung mengenai hatiku. Waktu serasa kematian yang siap menjemput siapapun. Dan pada keramaian itu pula, aku terhempas pada ruangan tanpa sedikitpun cahaya yang menerangi. Semua berakhir ketika aku melihat wajahmu disela-sela keramaian orang. Hari ini begitu ramai dengan orang-orang yang berpura-pura. Ada yang pura-pura mengenal. Ada yang pura-pura tak memiliki kebencian. Ada yang pura-pura melupakan amarahnya. Ada pula yang pura-pura setia. Selain orang-orang yang pura-pura, aku melihat juga beberapa orang yang mendadak tobat. Mungkin, kematian adalah saat yang tepat bagi orang-orang untuk mendapatkan perhatian dari Tuhan. Keramaian ini membuatku begitu menyadari bahwa ada yang kubenci dari perkembangan teknologi. Bagaimana tidak? Kabar yang tak kusebar saja bisa mendatang...